Minggu, 28 Desember 2014

Keep Calm Girls :)

Aku tidak ingin berurusan dengan perasaan yang aneh ini. Meski setiap orang berkata ini perasaan yang wajar namun aku merasa bahwa ini perasaan yang aneh, perasaan yang tidak ingin aku untai dan membelahnya  menjadi sesuatu yang lebih terperinci dan mendalam. Aku ingin melarikan diri dari perasaan ini. Aku benci perasaan seperti ini, perasaan dimana aku harus mencintai seseorang namun seseorang itu tidak pernah memikirkanku. Sungguh naas, sungguh hina. Begitulah perasaan yang ada dalam mindsetku. Aku tidak bisa mencintai dengan tulus, aku selalu berharap perasaanku terbalas tapi ketika cinta itu berbalas aku ingin menjauh dari cinta tersebut. Aku memang aneh. Aku bocah yang tidak tahu dengan cinta dan tidak ingin membuat suatu hubungan dengan seseorang pria. Aku ingin menjadi pacarmu tapi akan lebih banyak lagi pertimbangan yang tidak bisa dipikirkan hingga pada akhirnya aku hanya diam saja dan menjauh. Aku hanya baik dalam luarnya saja, aku tidak baik dalam berinteraksi dengan pria. Aku pemalu dan mudah tegang jika aku dekat dengan orang yang aku cintai. Aku tidak punya strategi untuk mendekati pria dan tidak punya strategi agar didekati pria. Aku hanya menginginkanmu tapi aku takut membuat hubungan dengan pria. Aku benci perasaan seperti ini. Kata seseorang kendalikan perasaanmu, bukan perasaan yang mengendalikanmu namun.. aku tidak bisa mengendalikan perasaanku. Aku tidak bisa beristiqamah, aku luntur karena rasa cintaku padamu, Aku ingin memandangmu walau itu perbuatan yang dilarang agamaku. Aku ingin menjadi milikmu walau aku tahu Tuhan melarangku. Aku memang seperti ini, seperti ini wajar bagi setiap manusia tapi aku selalu menghardik dan menyalahkan diriku atas perasaan ini. Tuhan.. apa yang harus aku lakukan jika wanita sepertiku jatuh cinta. Wanita seperti diriku yang tidak mengerti tentang cinta, pacar dan para pria. Wanita yang tidak manis, belum cerdas dan masih belajar. Tuhan.. apa yang harus kulakukan?
Dengan berjalannya waktu, Tuhan menjawab semua. Aku harus mengendalikan perasaan tapi jangan menghapus perasaan karena semakin ingin kau menghapus perasaan semakin muncul perasaan itu pula. Kamu masih buruk, kamu harus memperbaiki dirimu menjadi wanita yang baik, menjadi wanita yang sholehah yang terbaik di dunia dan akhirat.Jadi kau harus menunggu dan menahan perasaanmu. Cinta itu bukan nafsu belaka, cinta itu murni adanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar